Manado, Yayasan Salam Fondation bekerja sama dengan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Ika PMII) Kota Manado menggelar buka puasa bersama para imam se-kecamatan Tuminting dan Bunaken, di kantor Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jl. Hasanuddin 14, No. 45, Kelurahan Islam, kecamatan Tuminting, kota Manado, Sulut.
Sri Nanda Lamadau dalam sambutannya menyampaikan sejarah di mana berdirinya yayasan ini kurang lebih sudah dua (2) tahun yang silam.
Dikatakannya, yayasan berdiri dengan orientasi kurang lebih pada kerja-kerja kemanusiaan membantu yang lemah dan berusaha sedapat mungkin bisa hadir jika terjadi hal-hal yang dibutuhkan oleh Negara, daerah yang kita cintai Nyiur Melambai, lebih khusus kota Manado.
Ia juga menyampaikan terima kasih banyak suksesnya kegiatan hari ini, berkat kerja sama Salam Fondation dan IKA PMII Kota Manado, karena di kepengurusan IKA PMII saya sendiri adalah bendahara.
"Saya ucapkan terima kasih banyak atas kehadiran para imam sebagai garda terdepan umat ini. Salam Foudation juga bertagungjawab atas keberlangsungan atas berorientasi pada imam, yang kami sadari sampai saat ini sesungguhnya sampai saat ini negara belum maksimal merawat dan menjaga juga melestarikan para imam dalam konteks perjuangan mereka,"ujar Anggota DPRD Kota Manado Dapil Tuminting-Bunaken, Selasa (25/3/2025).
Lanjutnya menuturkan, imam bukan hanya sekedar orang yang bertanggungjawab dalam rakaat sholat, tetapi mereka juga adalah orang-orang yang mendedikasikan diri kehidupan mereka dari waktu ke waktu hanya untuk memimpin umat ini.
"Malam ini saya pertegas bahwa imam adalah milik kita semua, dan harus dijaga jangan sampai terjadi apa-apa. Kalau ada satu imam yang terluka, maka salam Fondation akan paling terdepan untuk membela mereka," ungkapnya.
Lebih jauh Lamadau menyampaikan, dengan kebersamaan ini terus menerus akan lebih memperkuat ukhuwa kita. Apalagi kegiatan hari ini di laksanakan di PWNU Sulut. Satu kebanggaan bisa berdiri di tempat ini.
Saya yakin dan percaya para senior NU Provinsi Sulut akan memperhatikan kesejahteraan para imam, dan mengingatkan pada Negara bahwa imam harus memperhatikan kesejahteraan para imam, mereka harus di jaga dan di bela.
"Hari ini adalah merupakan pintu masuk Salam Foundation untuk bersama-sama para imam, khususnya di Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Bunaken. Kami berencana akan mengumpulkan para imam sekota Manado, bahkan mungkin kedepan akan mengumpulkan para se provinsi Sulut, hanya untuk mengkonsolidasi bahwa umat ini punya kekuatan besar,"bebernya.
Ini adalah agenda komitmen atau nazar saya setiap tahun akan melaksanakan agenda seperti ini ketika di sumpah menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado," tuturnya.
ini bukan hanya sekedar santunan. Tetapi komitmen saya untuk menjaga para imam. Mereka ini harus di fasilitasi, karena mereka ini yang menjaga kita semua umat Islam di setiap lingkungan.
"Kita juga hari ini bukan hanya mengumpulkan para imam, tetapi juga menghadirkan para anak yatim piatu yang membutuhkan ukuran tangan kita berbagi kasih sayang dengan mereka," terangnya.
Harapan saya kedepan karena kita mengusung tema berkah Ramdhan imam-imam ini menjadi panutan kita yang harus di jaga.
"Kedepan saya berencana imam-imam ini harus hadir di setiap musrembang. Karena mereka paling tahu karakteristik, sifat dari setiap jamaahnya. Sudah pas mereka para imam bisa mengusulkan apa yang menjadi keputusan musrembang kelurahan," tandasnya.
(Ahmad)